Seperti Apa Jumat di MI Mazro’atul Ulum? Begini Ceritanya
- Jum'at, 11 September 2026
- Administrator
- 0 komentar
Jumat pagi di MI Mazro’atul Ulum dimulai lebih awal. Sebelum jam menunjukkan pukul 06.50, halaman sekolah sudah mulai dipenuhi siswa yang datang dengan seragam rapi dan wajah-wajah penuh semangat. Di pintu gerbang sekolah, guru-guru kelas 5 menyambut kedatangan siswa. Salam dan salim menjadi bagian dari suasana pagi. Satu per satu anak menyalami guru sebelum melanjutkan langkah menuju kelas masing-masing.
Memasuki pukul 06.50, siswa mulai bersiap mengikuti kegiatan Jumat pagi. Ada satu kegiatan yang biasanya menjadi bagian dari Jumat di MI Mazro’atul Ulum, yaitu Yasin dan tahlil bersama. Namun, Jumat kali ini berlangsung sedikit berbeda. Yasin dan tahlil yang biasanya dilaksanakan bersama di lapangan sekolah harus dipindahkan ke kelas masing-masing karena suasana pasca-erupsi Gunung Krakatau dan debu erupsi yang masih ada di lingkungan sekitar.
Selesai Yasin dan tahlil, kegiatan berlanjut seperti hari sekolah biasanya. Anak-anak kembali mengikuti pembelajaran. Sebelum masuk ke materi pelajaran, kegiatan diawali dengan doa, sholawat, dan murajaah. Setelah itu, ruang-ruang kelas kembali dipenuhi aktivitas belajar. Siswa mengikuti pembelajaran sesuai jadwal masing-masing, sementara guru mendampingi mereka menjalani kegiatan hingga mendekati waktu pulang.
Jumat memiliki waktu belajar yang lebih singkat dibandingkan hari lainnya. Siswa kelas 1–3 reguler menyelesaikan kegiatan sekolah pada pukul 11.00, sedangkan kelas 4–5 reguler pulang pukul 11.30. Siswa kelas 1–3 Bilingual juga menyelesaikan kegiatan pada pukul 11.30. Satu per satu siswa yang telah selesai belajar mulai meninggalkan sekolah. Suasana yang sejak pagi ramai perlahan menjadi lebih tenang.
Namun, bagi sebagian siswa, Jumat belum selesai.
Siswa kelas 6 reguler masih melanjutkan kegiatan dengan salat Jumat berjamaah di sekolah. Pada Jumat kali ini, khutbah disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zaky, S.Pd., salah satu guru MI Mazro’atul Ulum. Mengangkat tema “Kelahiran Sang Pembawa Rahmat”, khutbah mengajak siswa mengenal dan meneladani sosok Rasulullah sebagai pembawa rahmat.
Sementara siswa laki-laki melaksanakan salat Jumat, siswi kelas 6 reguler mengikuti kegiatan keputrian. Kegiatan yang juga diikuti oleh siswi kelas 4–6 Bilingual tersebut berlangsung sekitar pukul 11.45 hingga 12.00. Tema yang dibahas pun dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari, yaitu “Tetap Bijak dalam Menggunakan Sosial Media dan Internet.” Anak-anak diajak memahami pentingnya bersikap bijak ketika menggunakan media sosial dan internet, ruang digital yang semakin dekat dengan keseharian mereka.
Menjelang siang, langkah-langkah kecil mulai meninggalkan halaman sekolah. Jumat di MI Mazro’atul Ulum pun perlahan selesai, setelah sejak pagi diisi salam, Yasin dan tahlil, pembelajaran, hingga rangkaian kegiatan keagamaan.
Satu hari sekolah berakhir, sebelum Senin nanti halaman yang sama kembali dipenuhi suara dan cerita anak-anak.
Artikel Terkait
Belajar Mengolah Sampah Organik, Komite Kelas Ikuti Compost Education MI Mazro’atul Ulum
Rabu, 16 September 2026
16 Medali dari Satu Ajang, Siswa MI Mazroatul Ulum Tunjukkan Kemampuan Matematika
Rabu, 16 September 2026
Berani Berbicara Bahasa Inggris, Siswa MI Mazro’atul Ulum Belajar “Introduce Yourself” Bersama Native Speaker
Minggu, 30 Agustus 2026
Adab Sebelum Ilmu: Membiasakan Salam dan Sapa di Pagi Hari di MI Mazro’atul Ulum
Minggu, 30 Agustus 2026
Kenalkan Teknologi Sejak Dini, MI Mazro’atul Ulum Mulai Gunakan Laboratorium Komputer Baru
Minggu, 23 Agustus 2026
Serunya Lomba 17 Agustus di MI Mazro’atul Ulum: Merdeka dengan Cinta, Berkarya untuk Indonesia
Jum'at, 21 Agustus 2026